Monday, 1 October 2018

Menenangkan Gejala Pneumonia Anak-Anak Secara Alami

Catatan: Konsultasikan dengan dokter Anda untuk diagnosis dan perawatan yang tepat untuk kondisi ini. Gunakan pengobatan rumahan hanya sebagai tambahan untuk pengobatan.Pneumonia pada anak-anak adalah sesuatu yang tidak seharusnya Anda anggap enteng. Pneumonia adalah penyebab utama kematian yang disebabkan karena infeksi di antara anak-anak balita, menewaskan sekitar 2.400 anak per hari. Bahkan, itu menyumbang hampir 16% dari 5,6 juta kematian balita, yang mengakibatkan kematian sekitar 880.000 anak pada tahun 2016. Sebagian besar anak-anak ini kurang dari 2 tahun.

Menenangkan Gejala Pneumonia Anak-Anak Secara Alami
Menenangkan Gejala Pneumonia Anak-Anak Secara Alami

Pneumonia adalah jenis infeksi paru-paru yang mempengaruhi satu atau kedua paru-paru. Pada pneumonia, paru-paru menjadi meradang dan dipenuhi dengan cairan, yang menyebabkan batuk dan kesulitan bernafas. Bayi sejak lahir hingga usia 2 tahun berisiko lebih tinggi terkena pneumonia, tetapi anak-anak di atas 2 tahun juga dapat memperolehnya.

Penyebab Pneumonia pada Anak
Infeksi dapat berkembang setelah pilek atau flu, terutama di musim dingin.

Rumah Sakit Royal Children Melbourne melaporkan bahwa pneumonia dapat disebabkan oleh sejumlah kemungkinan virus dan bakteri. 
Infeksi saluran pernapasan bawah akut (ALRI) disebabkan oleh beberapa bakteri dan virus patogen pernapasan.
Virus pernapasan syncytial, virus influenza, adenovirus, virus parainfluenza tipe 3, dan metapneumovirus manusia adalah penyebab utama dari ALRI dan pneumonia pada bayi dan anak-anak. 
Virus mungkin menjadi penyebab utama ALRI pada anak kecil; bakteri patogen pernafasan sering menjadi penyebab kematian anak karena pneumonia. 
Gejala Pneumonia pada Anak
Gejala pneumonia pada anak bervariasi tergantung pada usia anak dan penyebab pneumonia. Anak-anak sering menunjukkan satu atau lebih gejala berikut: 

  • Demam tinggi
  • Cepat dan / atau sulit bernafas
  • Batuk
  • Kerapuhan atau lebih lelah dari biasanya
  • Nyeri di dada (terutama saat batuk)
  • Perut (perut) terasa sakit atau nyeri
  • Kehilangan selera makan
  • Berkeringat
  • Kelemahan

Pencegahan Pneumonia
Vaksinasi adalah ukuran pencegahan utama pneumonia. Ada vaksin tersedia yang mencegah beberapa jenis pneumonia dan flu. Bahkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan vaksinasi pneumokokus untuk semua anak yang lebih muda dari 2 tahun dan semua orang dewasa 65 tahun atau lebih tua sebagai tindakan pencegahan. 

Dalam sebuah studi 2017 yang diterbitkan di Bulletin World Health Organization, para peneliti menganalisis manfaat vaksin konjugat pneumokokus dan rawat inap anak-anak untuk pneumonia di Afrika Selatan dari periode 2006-2014. Ditemukan bahwa setelah pengenalan vaksin konjugat pneumokokus ke dalam program imunisasi nasional, ada penurunan yang signifikan pada rawat inap pneumonia pada anak-anak. 

Jadi, untuk melindungi anak Anda dari radang paru-paru, pastikan anak Anda mendapat vaksinasi pada waktu yang tepat. Ada vaksin pneumonia yang berbeda untuk anak-anak yang lebih muda dari usia 2 tahun dan untuk anak-anak usia 2 hingga 5 tahun yang memiliki risiko penyakit pneumokokus tertentu. Selalu bicarakan dengan dokter Anda tentang vaksinasi.

Langkah pencegahan lain yang dapat Anda ambil untuk mencegah kemungkinan anak Anda turun dengan pneumonia adalah sebagai berikut:

  • Pastikan bahwa anak Anda menjauh dari siapa saja yang sakit. Juga, jika anak Anda menderita pilek, batuk, bersin, dll., Maka akan disarankan untuk menjauhkannya dari anak-anak yang sehat.
  • Pastikan bahwa anak Anda diberi suntikan flu setiap tahun.
  • Praktekkan kebersihan yang baik dan ajarkan anak Anda tentang manfaat kebersihan yang baik.
  • Pencucian tangan secara teratur sangat penting dalam mencegah virus atau bakteri memasuki tubuh. Jika mencuci tangan tidak memungkinkan, gunakan pembersih tangan.
  • Jangan biarkan anak Anda berbagi barang-barang pribadi, seperti peralatan makan, cangkir, tisu, dan saputangan dengan siapa pun.
  • Jaga sistem kekebalan anak Anda kuat dengan mengikuti diet yang sehat. Sertakan sayuran dan buah segar, terutama yang mengandung vitamin C dan A dalam jumlah besar untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka.
  • Jadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian anak Anda untuk membangun kekebalan.


Konsultasikan dengan dokter anak Anda segera jika Anda berpikir anak Anda mengalami pneumonia. Perhatian medis segera diperlukan jika salah satu gejala berikut muncul pada anak Anda:

  • Pernapasan cepat, bising, dan susah payah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Terlihat pucat dan tidak sehat
  • Tidak sembuh dari penyakit ringan
  • Tiba-tiba nampak lebih buruk setelah tampak lebih baik

Di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, pneumonia tidak mengancam kehidupan seperti dulu karena ketersediaan antibiotik dan perawatan modern lainnya. Namun, di negara berkembang, pneumonia masih merupakan ancaman besar bagi anak-anak.

Pneumonia berbahaya pada anak-anak karena sistem kekebalannya mudah melemah. Perawatan yang cepat adalah suatu keharusan. Sementara itu, Anda dapat menggunakan beberapa solusi untuk mendukung sistem kekebalan tubuh mereka untuk menghilangkan infeksi dan membantu meringankan gejala.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon