Thursday, 4 October 2018

Makanan Untuk Menyembuhkan Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah salah satu penyebab paling umum dari demensia. Ini adalah penyebab 60 hingga 70 persen kasus demensia. Penyakit neurodegeneratif kronis ini biasanya mulai perlahan dan memburuk seiring berjalannya waktu. Gejala awal termasuk kehilangan memori dan kesulitan berpikir. Seiring perkembangan penyakit, gejala dapat mencakup masalah dengan bahasa, perubahan suasana hati, kehilangan motivasi, tidak mengelola masalah perawatan diri dan perilaku seseorang.

Makanan Untuk Menyembuhkan Penyakit Alzheimer
Makanan Untuk Menyembuhkan Penyakit Alzheimer

Penyebab pasti penyakit Alzheimer tidak diketahui. Namun, sekitar 70 persen kasus terkait dengan genetika. Faktor risiko lain termasuk riwayat cedera kepala, depresi atau hipertensi.Jika Anda berisiko tinggi menderita Alzheimer, membuat beberapa pilihan makanan utama dapat sangat membantu. Bahkan, banyak makanan dapat meningkatkan kesehatan kognitif Anda dan mengurangi risiko terkena penyakit.

Berikut adalah 10 makanan super terbaik untuk mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

1. Blueberry
Blueberry mengandung antioksidan, yang dapat melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Mereka juga melindungi tubuh dari senyawa besi berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit degeneratif, seperti Alzheimer, multiple sclerosis dan Parkinson.

Juga, phytochemical, anthocyanin dan proanthocyanidins dalam blueberry memberikan manfaat neuroprotektif.

Sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menunjukkan bahwa suplementasi blueberry jangka menengah dapat memberikan manfaat neurokognitif dan membangun dasar untuk uji coba manusia yang lebih komprehensif untuk mempelajari potensi pencegahan dan mekanisme neuronal.

Kemudian, sebuah studi 2016 yang dipimpin oleh para peneliti Universitas Cincinnati melaporkan bahwa blueberry bisa menjadi senjata lain dalam perang melawan penyakit Alzheimer. Studi ini menunjukkan bahwa antioksidan dalam buah dapat membantu mencegah efek yang merusak dari bentuk demensia yang semakin umum ini.

Anda dapat menikmati buah ini sebagai camilan yang sempurna kapan saja sepanjang hari. Anda dapat memakannya utuh atau menggunakannya dalam granola, salad buah, sereal, atau smoothies.

2. Kale dan Sayuran Berdaun Hijau Lainnya
Sayuran berdaun hijau seperti kale membantu menjaga kemampuan mental tetap tajam, mencegah penurunan kognitif dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

Kale adalah sumber makanan kaya vitamin B12, yang penting untuk kesehatan kognitif. Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam Proceedings of National Academy of Sciences menunjukkan bagaimana suplementasi vitamin B mampu memperlambat menyusutnya wilayah otak yang terkait dengan penyakit Alzheimer.

Juga, vitamin K dalam kale dan sayuran berdaun hijau lainnya terkait dengan kesehatan mental yang lebih baik.

Sebuah studi 2015 oleh para peneliti Universitas Kedokteran Rush melaporkan bahwa menambahkan lebih banyak kale, bayam, sawi dan sawi ke dalam diet Anda dapat membantu memperlambat penurunan kognitif. Studi ini meneliti nutrisi yang bertanggung jawab untuk efek dan menemukan bahwa itu adalah konsumsi vitamin K yang memperlambat penurunan kognitif.

Makan sesedikit 1 hingga 2 porsi kale atau sayuran berdaun hijau lainnya per hari dapat bermanfaat dalam menangkal Alzheimer.

3. Teh Hijau
Ketika datang ke makanan kaya antioksidan untuk meningkatkan kekuatan otak, teh hijau pasti harus dimasukkan dalam daftar.

Sifat antioksidannya mendukung pembuluh darah yang sehat di otak sehingga dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, minum teh hijau dapat menghentikan pertumbuhan plak di otak yang terhubung ke Alzheimer dan Parkinson, dua gangguan neurodegeneratif yang paling umum.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon